Tahun Baru Islam Sebentar Lagi Tiba, Masa Belum Hijrah?

Tahun Baru Islam Sebentar Lagi tiba, Masa Belum Hijrah?


GUYS!

Sekarang hari apa? Hmmmm..... coba kamu lihat tanggalan kalender, lihat di tanggal 10 Agustus 2021, warnanya merah tidak? Iya! Sebentar lagi tahun baru 1443 Hijriah!
Woaaah, tidak terasa tahun baru islam sudah berganti, padahal sepertinya kita belum melakukan banyak hal yang istimewa. 

Menganggap setiap hari itu sama saja, tanpa ada perubahan yang baik. Masih suka begadang, masih suka telat bangun pagi dan masih banyak perilaku kita yang belum diubah.

Tahun sudah hampir berganti, tapi hobi masih sama= rebahan. Ehhhh.... jangan dong! Tahun ini, kita harus lebih baik daripada tahun sebelumnya. Kita sebagai generasi anak anak? Eh? Kaum muda islam harus semangat dalam menjalani hari.


Nah, karena sebentar lagi tahun baru hijriyah, kamu tahu tidak, asal usul kenapa bisa diciptakan penanggalan hijriah ini? Pasti diantara kalian sering sekali mendengar kata "Hijriah" iya kan? Dan kamu tahu tidak, bulan apa saja yang terdapat di dalam kalender hijriah ini? Kalau belum tahu, scroll artikel ini sampai habis ya! Kalau begitu, cekidot!


Baca juga: Dirgahayu Indonesia, Pemuda Islam Merdeka Dari Malas!

Baca juga:Sudahkah Kamu Memenuhi Hak Muslim Lainnya?

Asal usul penanggalan kalender hijriah


Jadi, awal mula adanya kalender hijriah itu ada pada masa ke khalifahan Umar bin Khattab. Berarti, penanggalan tahun hijriah ini ditetapkan setelah Rasulullah Sallallahu 'Alaihi Wassalam wafat. Bahkan, yang membuat penanggalan hijriah itu Khalifah Umar sendiri.

Umar menetapkan penanggalan hijriah berdasarkan hijrah nya Rasulullah dari Makkah ke Madinah, atau proses hijrah tersebut dengan kata lainnya adalah "emigrasi". Jadi, saat Rasulullah hijrah ke Madinah itu dihitung sebagai tahun ke-1 Hijriah. 

Kalau dilihat berdasarkan tahun Masehi, peristiwa hijrah ini terjadi pada 15 Juli 622 Masehi. Kalau berdasarkan perkiraan, Rasulullah hijrah pada hari Kamis. Nah, berdasarkan patokan itu, Khalifah Umar menetapkan tahun hijriah ini pada tahun 638 Masehi, atau 17 Hijriah. 


Sekarang kamu sudah tahu sekilas tentang asal usul ditetapkannya penanggalan hijriah. Sekarang, ayo kita cari tahu nama bulan apa saja yang ada pada penanggalan hijriah ini.


1. Muharram

Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Islam. Maka dari itu setiap tahun baru Islam diawali oleh bulan ini.


2. Shafar

Bulan Shafar adalah bulan kedua dalam kalender Islam.


3. Rabi'ul Awal

Bulan Rabi'ul Awal adalah bulan ketiga dalam kalender Islam. Di bulan ini pula Rasulullah dilahirkan ke dunia.


4. Rabi'ul Akhir

Bulan Rabi'ul Akhir adalah bulan keempat dalam kalender Islam.


5. Jumadil Awal /Ula

Bulan Jumadil Awal adalah bulan kelima dalam kalender Islam.


6. Jumadil Akhir / Tsani

Bulan Jumadil Akhir adalah bulan keenam dalam kalender Islam.


7. Rajab

Bulan Rajab adalah bulan ketujuh dalam kalender Islam.


8. Sya'ban

Bulan Sya'ban adalah bulan kedelapan dalam kalender Islam.


9. Ramadhan

Bulan Ramadhan adalah bulan kesembilan dalam kalender Islam. Di   bulan ini juga umat   muslim berpuasa satu bulan penuh.


10. Syawwal

Bulan Syawwal adalah bulan kesepuluh dalam kalender Islam. Di bulan ini kita merayakan idul Fitri. 


11. Dzulqa'dah

Bulan Dzulqa'dah adalah bulan kesebelas dalam kalender Islam.


12. Dzulhijjah

Bulan Dzulhijjah adalah bulan keduabelas dalam kalender Islam. Di bulan ini kita berkurban. 


Itulah nama-nama bulan di kalender Islam, guys. Nahhhh kalau kamu sudah tau, kamu ingin tidak sih, menjadi diri yang lebih berguna di tahun 1443 nanti? Jawabanku pasti mau.
Kamu tahu tidak arti hijrah? Hijrah adalah perpindahan seseorang dari yang belum baik jadi lebih baik lagi. Tak jarang banyak manusia yang gagal hijrah, padahal sudah mendapat hidayah dari Allah Subhanahu Wata'ala. Kita itu harus "move on".
Move on? Memangnya move on hanya untuk orang yang patah hati? Tidak, kawan. Semua orang harus move on. Dari yang suka bolos sekolah, menjadi rajin. Dari yang masih suka membentak orang tua, menjadi lemah lembut terhadap orang tua. Itulah move on yang sebenarnya.
Kamu jangan mau jadi salah satu orang yang menemani syaitan di akhirat nanti. Aku juga gak mau lah. Kalau kamu mau ya, boleh aja. Tinggal menjauh dari Allah sudah bisa menemani syaitan di akhirat. Jadi, kalau kamu tidak mau, mari kita hijrah, Okey?




QUOTE:


"Sudahi ghibah mu,
Mari hijrah bersamaku."



Jika kamu menyukai artikel ini, tolong comment ya, dan share ke teman-temanmu, agar menjadi pahala jariyah bagi kita semua. Wassalam.

Komentar

  1. KEREEENNN 👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻😄❣️❣️💘🙆🏻‍♀️💗💗

    BalasHapus

Posting Komentar

👆👆👆
Berkomentarlah dengan jernih dan tidak melanggar UU ITE

Komenmu= semangat author♡

Postingan populer dari blog ini

Ketika Pemuda Bangkit dan 'Bersumpah' -Sumpah Pemuda

Thaghut? That's Not Good for Moslem!

Unforgettable 'G30S PKI'